Eksel Runtukahu
Immediate-Renova – Geliat bursa transfer Liga 1 selalu menyajikan kejutan, namun kepindahan Eksel Runtukahu ke Persija Jakarta pada musim 2026 ini menjadi salah satu topik paling hangat di kalangan The Jakmania. Di tengah pencarian sosok striker yang haus gol sekaligus memiliki daya juang tinggi, manajemen Macan Kemayoran menjatuhkan pilihannya pada pemain asal Sulawesi Utara ini.
Julukan “Bomber Ngeyel” yang melekat pada Eksel bukan sekadar hiasan. Di lapangan, ia dikenal sebagai pemain yang tidak pernah membiarkan bek lawan bernapas lega. Kedatangannya ke Jakarta membawa ekspektasi besar: mampukah ia menjadi jawaban atas tumpulnya lini depan Persija di musim-musim sebelumnya? Artikel ini akan mengupas tuntas kontribusi apa saja yang bisa diberikan Eksel Runtukahu untuk klub kebanggaan Ibu Kota.
Karakter Bermain Eksel Runtukahu, Definisi Penyerang Ngeyel di Era Modern

Dalam sepak bola modern, seorang striker tidak hanya dituntut untuk menunggu bola di kotak penalti. Eksel Runtukahu adalah prototipe penyerang yang sangat disukai oleh pelatih yang menerapkan skema high-pressing. Karakter “ngeyel” miliknya tercermin dalam beberapa aspek:
-
Determinasi Tanpa Bola: Eksel adalah pemain pertama yang akan mengejar bola saat tim kehilangan penguasaan. Ia tidak ragu melakukan sprint untuk menekan kiper atau bek lawan agar melakukan kesalahan.
-
Keberanian Berduel: Meskipun posturnya tidak setinggi striker asing Eropa, Eksel memiliki kekuatan fisik dan keseimbangan yang luar biasa. Ia sering memenangkan duel-duel udara dan bola bawah melawan bek yang secara fisik lebih besar.
-
Mentalitas Pantang Menyerah: Bagi Eksel, tidak ada bola yang mustahil untuk dikejar. Karakter inilah yang sering kali memicu semangat rekan setimnya saat pertandingan memasuki menit-menit krusial.
Ketajaman di Depan Gawang: Efektivitas di Atas Estetika
Persija Jakarta sering kali terjebak dalam permainan indah namun minim penyelesaian akhir. Eksel datang dengan pendekatan yang berbeda. Ia adalah tipe striker yang pragmatis. Baginya, gol tetaplah gol, entah itu melalui tendangan jarak jauh yang indah atau sekadar sontekan liar hasil kemelut di depan gawang.
Statistik Eksel di klub-klub sebelumnya menunjukkan bahwa ia memiliki penempatan posisi (positioning) yang sangat cerdik. Ia tahu kapan harus berdiri di tiang jauh dan kapan harus memotong umpan silang di tiang dekat. Kehadirannya akan memberikan dimensi serangan yang lebih nyata bagi Persija, terutama saat menghadapi tim-tim yang bermain dengan pertahanan gerendel (parkir bus).
Adaptasi Taktis dalam Skema Persija Jakarta
Bagaimana Eksel akan masuk ke dalam formasi Persija? Ini adalah pertanyaan kunci. Di bawah arahan pelatih saat ini, Persija cenderung memainkan sepak bola berbasis penguasaan bola dengan transisi cepat.
Sebagai Target Man Mobile
Eksel bisa berperan sebagai penyerang tunggal dalam formasi 4-3-3 atau 3-4-3. Perannya bukan sebagai static target man, melainkan mobile striker yang sering bergerak melebar atau turun ke tengah untuk menjemput bola, sehingga membuka ruang bagi pemain sayap cepat Persija untuk masuk ke kotak penalti.
Duet Maut dengan Penyerang Asing
Jika Persija memutuskan bermain dengan dua striker (4-4-2 atau 3-5-2), Eksel bisa menjadi mitra yang sempurna bagi striker asing utama. Dengan gaya mainnya yang provokatif terhadap bek lawan, ia bisa menjadi “pengalih perhatian” yang efektif, memberikan ruang gerak lebih luas bagi rekannya untuk mengeksekusi peluang.
Keuntungan bagi Pemain Sayap, Suplai Bola yang Lebih Berarti

Pemain sayap Persija yang dikenal memiliki kecepatan lari luar biasa akan sangat terbantu dengan adanya Eksel Runtukahu Pemain Persija Jakarta. Selama ini, umpan silang sering terbuang percuma karena tidak ada pemain yang berani “berduel maut” di kotak penalti.
Eksel memiliki kemampuan untuk menahan bola (hold-up play) sejenak, memberikan waktu bagi gelandang dan bek sayap untuk naik membantu serangan. Dengan adanya target yang jelas di tengah, kualitas assist dari para pemain sayap Persija diprediksi akan meningkat secara signifikan musim ini.
Menghadapi Tekanan di Ibu Kota: Ujian Mental Eksel
Bermain untuk Persija Jakarta memiliki tekanan yang jauh berbeda dengan klub lain. Eksposur media yang besar dan tuntutan dari jutaan The Jakmania bisa menjadi pedang bermata dua. Namun, karakter Eksel Runtukahu yang keras dan terbiasa dengan perjuangan dari kasta bawah liga Indonesia diyakini menjadi modal kuat.
Ia bukan pemain yang mudah “down” karena kritik. Justru, atmosfer panas di stadion sering kali menjadi bahan bakar bagi pemain dengan gaya main agresif seperti Eksel. Jika ia mampu mencetak gol di beberapa laga awal, ia akan dengan cepat menjadi idola baru di Jakarta.
Sinergi dengan Gelandang Kreatif Persija
Persija memiliki lini tengah yang dihuni oleh pengumpan-pengumpan jitu. Kelemahan selama ini adalah kurangnya sinkronisasi antara visi gelandang dengan pergerakan striker. Eksel Runtukahu memiliki keunggulan dalam hal timing lari di belakang garis pertahanan lawan (running behind the defenders).
Kombinasi antara umpan terobosan akurat dari gelandang kreatif Persija dengan lari eksplosif Eksel bisa menjadi senjata mematikan yang sulit diantisipasi oleh lawan. Ini akan memaksa garis pertahanan lawan untuk bermain lebih dalam, yang secara otomatis memberikan ruang lebih luas bagi gelandang Persija untuk mengontrol permainan.
Faktor Super Sub, Senjata Rahasia dari Bangku Cadangan

Jika tidak diturunkan sebagai starter, Eksel Runtukahu adalah mimpi buruk bagi bek lawan yang sudah kelelahan di babak kedua. Bayangkan di menit ke-70, saat intensitas pertandingan mulai menurun, Persija Jakarta memasukkan pemain dengan energi meluap-luap seperti Eksel.
Energinya yang segar dan gaya mainnya yang tabrak lari bisa merusak konsentrasi pertahanan lawan yang mulai lengah. Kemampuan untuk mengubah jalannya pertandingan dari bangku cadangan adalah nilai tambah yang sangat mahal harganya bagi kedalaman skuad Persija.
Harapan untuk Musim 2026: Membawa Macan Kembali Mengaum
Kedatangan Eksel Runtukahu adalah sinyal bahwa Persija ingin kembali ke jalur juara dengan cara yang lebih militan. Mereka tidak hanya mencari pemain berbakat, tetapi pemain yang mau “berdarah-darah” di lapangan. Eksel adalah simbol dari kerja keras tersebut.
Harapan manajemen dan suporter adalah melihat Eksel Runtukahu mencetak minimal dua digit gol musim ini. Namun lebih dari itu, kontribusinya dalam membuka ruang, melakukan pressing, dan mengganggu mental bek lawan adalah hal yang paling dinanti.
Kepingan Puzzle yang Hilang
Eksel Runtukahu adalah kepingan puzzle yang selama ini hilang dari lini depan Persija Jakarta. Ia menawarkan sesuatu yang berbeda: kombinasi antara teknik dasar yang solid dengan mentalitas petarung jalanan. Di bawah langit Jakarta, sang “Bomber Ngeyel” siap membuktikan bahwa ia layak menyandang logo Monas di dada dan membawa Persija kembali ke puncak kejayaan.
