Halus FC
Immediate-Renova – Dunia futsal Indonesia terus mengalami perkembangan pesat dari tahun ke tahun. Di tengah persaingan sengit Liga Futsal Profesional (LFP), muncul nama-nama klub yang konsisten menjaga eksistensinya, salah satunya adalah Halus FC Jakarta. Dikenal sebagai tim yang memiliki basis massa kuat di Jakarta, klub ini bukan sekadar peserta penggembira, melainkan representasi semangat warga ibu kota di lapangan kayu.
Dengan julukan yang mulai melekat sebagai salah satu kekuatan besar dari Jakarta, Halus FC membawa misi besar untuk tidak hanya bertahan, tetapi juga mendominasi kasta tertinggi futsal tanah air. Artikel ini akan mengulas tuntas profil, sejarah, hingga ambisi besar mereka di musim-musim mendatang.
Sejarah dan Filosofi di Balik Nama Halus FC

Halus FC Jakarta memiliki akar sejarah yang sangat lekat dengan tokoh ikonik Betawi, almarhum H. Abraham Lunggana atau yang lebih akrab disapa Haji Lulung. Berbeda dengan anggapan orang bahwa nama “Halus” merujuk pada gaya permainan yang lembut, nama tersebut sebenarnya merupakan sebuah akronim penuh makna: Haji Lulung Untuk Semua.
Klub ini resmi menapakkan kaki di kancah profesional setelah melalui perjuangan panjang di kompetisi kasta bawah. Titik balik kesuksesan mereka terjadi pada tahun 2017 ketika tim ini berhasil menjuarai Liga Futsal Nusantara, yang merupakan kompetisi kasta kedua di Indonesia. Keberhasilan tersebut mengantarkan mereka promosi ke Liga Futsal Profesional pada tahun 2018. Sejak saat itu, Halus FC konsisten menjadi wakil Jakarta yang disegani, membawa semangat inklusivitas dan sportivitas yang diwariskan oleh sang pendiri.
Profil Manajemen dan Kepemilikan: Warisan yang Berlanjut
Setelah berpulangnya Haji Lulung pada akhir 2021, kepemilikan dan tongkat estafet manajemen Halus FC dilanjutkan oleh sang putra, Guruh Tirta Lunggana. Di bawah kepemimpinannya, Halus FC tetap menjaga marwahnya sebagai klub yang profesional dan berorientasi pada prestasi.
Manajemen Halus FC dikenal cukup modern dalam mengelola klub. Mereka tidak hanya fokus pada tim senior, tetapi juga mulai memperhatikan pengembangan bakat muda melalui akademi dan seleksi pemain berbakat di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Hal ini sejalan dengan ambisi mereka untuk menjadikan Halus FC sebagai wadah utama bagi talenta-talenta lokal Jakarta untuk mencicipi atmosfer liga profesional.
Skuad dan Strategi, Paduan Senior dan Darah Muda

Salah satu ciri khas Halus FC Jakarta adalah keberanian mereka dalam memadukan pemain berpengalaman dengan pemain muda potensial. Dalam beberapa musim terakhir, Halus FC seringkali menjadi pelabuhan bagi pemain-pemain yang memiliki nama besar di kancah futsal nasional.
-
Perekrutan Ikonis: Salah satu langkah manajemen yang paling menyita perhatian adalah saat mereka mendatangkan pemain-pemain berkualitas seperti Bambang Bayu Saptaji (BBS) di masa lalu, hingga pemain muda sensasional seperti Tristan Alif Naufal—sosok yang sempat dijuluki “Lionel Messi Indonesia”—untuk memperkuat lini serang mereka.
-
Sentuhan Pelatih: Kehadiran pelatih-pelatih kompeten seperti Ananda Aprizal dan jajaran staf teknis lainnya memastikan bahwa Halus FC memiliki filosofi bermain yang jelas. Mereka cenderung memainkan pola serangan yang cepat dan disiplin dalam bertahan, khas gaya bermain tim-tim ibu kota yang agresif.
Di musim 2025/2026 ini, Halus FC menunjukkan progres yang menjanjikan dengan memetik kemenangan-kemenangan penting di awal liga, membuktikan bahwa persiapan mereka jauh lebih matang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Ambisi Menjadi Juara: Menembus Dominasi Papan Atas
Sejauh ini, tantangan terbesar Halus FC adalah konsistensi untuk menembus dominasi tim-tim besar seperti Black Steel Papua, Bintang Timur Surabaya, atau Cosmo JNE. Namun, ambisi mereka tidak pernah surut.
Target utama Tim Futsal ini dalam jangka pendek adalah mengamankan posisi di empat besar klasemen akhir. Dengan format liga yang sangat kompetitif, masuk ke zona top four adalah pernyataan tegas bahwa mereka siap bertarung memperebutkan gelar juara. Ambisi ini didukung dengan peningkatan fasilitas latihan dan dukungan finansial yang stabil dari sponsor-sponsor lokal.
Selain prestasi di lapangan, Halus FC juga berambisi untuk memperkuat ekosistem futsal di Jakarta. Mereka ingin GOR yang mereka gunakan sebagai home base selalu penuh dengan pendukung setia, menciptakan atmosfer yang mengintimidasi lawan sekaligus menghibur para pecinta futsal di ibu kota.
Tantangan dan Harapan di Musim Mendatang

Menjalani kompetisi di tahun 2026 tentu bukan perkara mudah. Faktor kebugaran pemain, jadwal liga yang padat, serta munculnya tim-tim kuda hitam menjadi ujian nyata bagi manajemen dan pemain. Namun, dengan modal kemenangan awal di Pro Futsal League musim ini, kepercayaan diri para pemain Halus FC sedang berada di titik tertinggi.
Masyarakat Jakarta menaruh harapan besar pada pundak para pemain Halus FC. Sebagai klub yang membawa nama besar kota metropolitan, kesuksesan Tim Futsal ini akan menjadi kebanggaan tersendiri bagi warga Jakarta yang merindukan trofi juara futsal kembali ke ibu kota.
Kesimpulan
Halus FC Jakarta adalah simbol ketekunan dan warisan yang terjaga. Dari sebuah klub komunitas hingga menjadi kekuatan di liga profesional, perjalanan mereka adalah inspirasi bagi banyak tim futsal di Indonesia. Dengan manajemen yang solid, skuad yang kompetitif, dan ambisi yang membara, bukan tidak mungkin “Sang Macan Ibu Kota” akan segera mengaum di podium tertinggi futsal Indonesia.
