Muhammad Fajriyan
Immediate-Renova – Dunia futsal Indonesia terus melahirkan talenta-talenta berbakat yang mampu menghibur pecinta olahraga dalam ruangan ini. Salah satu nama yang kini tengah berada di puncak performanya dan menjadi sosok menakutkan bagi pertahanan lawan adalah Muhammad Fajriyan. Sebagai pemain yang berposisi sebagai pivot di klub raksasa Bintang Timur Surabaya (BTS), Fajriyan telah membuktikan dirinya sebagai mesin gol yang sangat mematikan di kompetisi Liga Futsal Profesional Indonesia.
Nama Muhammad Fajriyan bukan sekadar penghias daftar susunan pemain. Ia adalah simbol ketajaman, kekuatan fisik, dan efisiensi di depan gawang. Kehadirannya di skema permainan Bintang Timur Surabaya memberikan dimensi serangan yang sangat kuat, menjadikannya salah satu penyerang lokal terbaik yang dimiliki Indonesia saat ini.
Biodata Singkat Muhammad Fajriyan

Sebelum membahas lebih dalam mengenai perjalanan karier dan gaya bermainnya, berikut adalah biodata singkat dari sang pemain:
-
Nama Lengkap: Muhammad Fajriyan
-
Tempat Lahir: Tangerang, Banten
-
Tanggal Lahir: 23 Agustus 1997
-
Posisi: Pivot
-
Klub Saat Ini: Bintang Timur Surabaya
-
Kaki Dominan: Kanan (namun memiliki akurasi kaki kiri yang baik)
-
Nomor Punggung: 10 (Sering diasosiasikan dengan pemain kunci)
-
Prestasi Utama: Juara Liga Futsal Profesional, Juara AFF Futsal Club Championship.
Awal Karier: Menapak dari Kompetisi Lokal
Perjalanan Muhammad Fajriyan tidaklah instan. Ia memulai kariernya dengan mengikuti berbagai turnamen futsal antar-pelajar dan kompetisi amatir di daerah asalnya, Tangerang. Bakatnya mulai terendus saat ia tampil dominan di Liga Futsal Nusantara, sebuah kompetisi kasta kedua yang menjadi jembatan bagi para pemain muda menuju kancah profesional.
Ketajamannya sebagai pivot—pemain yang berdiri di garis depan dan menjadi tembok bagi rekan-rekannya—membuat beberapa klub besar mulai meliriknya. Fajriyan dikenal sebagai pemain yang memiliki “darah dingin” di dalam kotak penalti lawan. Ia tidak butuh banyak peluang untuk mencetak gol; satu kesalahan kecil dari bek lawan sudah cukup baginya untuk menyarangkan bola ke jaring gawang.
Menjadi Bagian dari Dinasti Bintang Timur Surabaya
Keputusannya untuk bergabung dengan Bintang Timur Surabaya (BTS) adalah langkah krusial dalam kariernya. BTS bukanlah klub sembarangan; mereka adalah klub dengan manajemen profesional dan visi yang ambisius untuk mendominasi futsal Asia Tenggara.
Di bawah asuhan pelatih-pelatih kelas dunia yang pernah menangani BTS, Fajriyan bertransformasi dari sekadar pencetak gol berbakat menjadi pivot modern yang lengkap. Di BTS, ia dikelilingi oleh pemain-pemain bintang, baik lokal maupun asing, yang memanjakannya dengan umpan-umpan matang. Namun, Fajriyan juga membuktikan bahwa ia mampu menciptakan peluangnya sendiri melalui pergerakan tanpa bola yang sangat cerdas.
Gaya Bermain, Pivot Klasik dengan Sentuhan Modern

Mengapa Muhammad Fajriyan begitu sulit dihentikan? Jawabannya terletak pada gaya bermainnya yang sangat efektif. Dalam futsal, seorang pivot memiliki tugas yang sangat berat. Ia harus mampu menahan bola sambil membelakangi gawang lawan, sekaligus memiliki insting untuk memutar badan dan melepaskan tembakan.
-
Kekuatan Fisik (Body Balance): Fajriyan memiliki kemampuan melindungi bola (shielding) yang luar biasa. Sangat sulit bagi pemain bertahan lawan untuk merebut bola darinya tanpa melakukan pelanggaran.
-
Insting Gol (Poacher): Ia selalu berada di posisi yang tepat pada waktu yang tepat. Apakah itu bola rebound atau umpan silang datar, Fajriyan hampir selalu berhasil menyentuh bola untuk diarahkan ke gawang.
-
Tembakan Akurat: Tidak hanya keras, tembakan Fajriyan dikenal sangat akurat. Ia mampu menempatkan bola di sudut-sudut sempit yang sulit dijangkau oleh kiper lawan.
Peran Krusial dalam Meraih Gelar Juara
Muhammad Fajriyan adalah kepingan penting saat Bintang Timur Surabaya meraih gelar juara Liga Futsal Profesional. Tidak hanya itu, ia juga menjadi aktor penting ketika BTS mencetak sejarah sebagai klub Indonesia pertama yang menjuarai AFF Futsal Club Championship.
Dalam turnamen internasional tersebut, Fajriyan menunjukkan bahwa mentalitasnya sudah berada di level Asia. Ia tidak gentar menghadapi bek-bek kuat dari Thailand, Vietnam, maupun Australia. Gol-gol penting yang ia cetak di fase gugur menjadi bukti bahwa ia adalah pemain untuk pertandingan besar (big-game player).
Muhammad Fajriyan di Level Tim Nasional Indonesia
Kesuksesannya di level klub tentu saja membawanya masuk ke skuad Tim Nasional Futsal Indonesia. Fajriyan menjadi salah satu opsi utama di lini depan Timnas saat berlaga di berbagai ajang internasional seperti Piala AFF Futsal dan Kualifikasi Piala Asia Futsal.
Persaingan di posisi pivot Timnas Indonesia sangatlah ketat, dengan nama-nama besar lain seperti Evan Soumilena. Namun, keberadaan Fajriyan memberikan variasi taktik bagi pelatih. Jika Timnas membutuhkan pemain yang lebih mampu bermain efektif dalam skema serangan balik cepat atau membutuhkan tembok yang kuat untuk memantulkan bola, Fajriyan adalah jawabannya.
Haus Gol: Konsistensi di Atas Segalanya
Istilah “Haus Gol” yang disematkan kepadanya bukan tanpa alasan. Jika kita melihat statistik golnya setiap musim, Fajriyan selalu berada di jajaran atas daftar pencetak gol terbanyak (top scorer). Konsistensi adalah hal yang paling sulit dijaga oleh seorang atlet, namun Fajriyan seolah membuktikan bahwa mencetak gol adalah rutinitas baginya.
Ia tidak hanya mencetak gol melawan tim-tim papan bawah, tetapi juga secara konsisten menjebol gawang tim-tim rival seperti Black Steel Papua atau Kancil WHW. Inilah yang membuatnya menjadi pemain kesayangan publik Surabaya dan dihormati oleh lawan-lawannya.
Hubungan dengan Penggemar dan Kepribadian di Luar Lapangan

Di luar lapangan, Muhammad Fajriyan dikenal sebagai sosok yang rendah hati dan religius. Ia sering membagikan momen-momen latihannya dan interaksi dengan rekan setim di media sosial, yang membuatnya sangat dekat dengan para penggemar futsal tanah air.
Kepribadiannya yang tenang dan jauh dari kontroversi menjadikannya panutan bagi para pemain futsal muda di Indonesia. Ia membuktikan bahwa untuk menjadi bintang, seseorang harus memiliki etos kerja yang tinggi dan disiplin yang kuat, bukan sekadar mengandalkan bakat alami.
Tantangan dan Harapan di Musim 2026
Memasuki tahun 2026, tantangan bagi Muhammad Fajriyan semakin berat. Tim-tim lawan kini sudah lebih memahami gaya bermainnya dan sering menerapkan penjagaan ganda (double cover) untuk mematikan pergerakannya. Namun, bagi pemain sekelas Fajriyan, tantangan tersebut justru menjadi motivasi untuk terus berevolusi.
Ekspektasi para pendukung Bintang Timur Surabaya tetap tinggi: mereka ingin melihat BTS kembali mendominasi liga dan Fajriyan kembali memenangkan sepatu emas. Dengan dukungan manajemen klub yang solid dan rekan setim yang berkualitas, peluang Fajriyan untuk terus menambah koleksi golnya sangat terbuka lebar.
Legenda yang Sedang Menulis Sejarah
Muhammad Fajriyan saat ini berada di masa keemasannya. Ia adalah profil atlet yang lengkap: memiliki teknik tinggi, kekuatan fisik, mental juara, dan ketajaman yang konsisten. Kehadirannya telah menaikkan standar kualitas pivot lokal di Indonesia.
Bintang Timur Surabaya beruntung memiliki pemain sekaliber dirinya, dan Futsal Indonesia patut bangga memiliki putra daerah yang mampu berbicara banyak di level internasional. Perjalanan Fajriyan masih panjang, dan setiap gol yang ia cetak adalah kalimat baru dalam buku sejarah futsal Indonesia yang sedang ia tulis.
